BerandaSainsFisikaTransfer Kalor dan Massa - Perkenalan Bagian 1.56

Transfer Kalor dan Massa – Perkenalan Bagian 1.56

Perhatikan Soal 1.2.

(a) Jika permukaan dingin isolasi yang terbuka berada pada suhu $T_2 = 293,15 \text{ K}$, berapakah nilai koefisien perpindahan panas konveksi pada sisi dingin isolasi tersebut jika suhu lingkungan sekitar adalah $T_{sur} = 320 \text{ K}$, suhu udara sekitar adalah $T_\infty = 278,15 \text{ K}$, dan emisivitasnya adalah $\varepsilon = 0,95$? Nyatakan hasil kamu dalam satuan $\text{W/m}^2 \cdot \text{K}$ dan $\text{W/m}^2 \cdot ^\circ \text{C}$.

(b) Dengan menggunakan koefisien perpindahan panas konveksi yang kamu hitung pada bagian (a), tentukan suhu permukaan, $T_2$, saat emisivitas permukaan divariasikan dalam rentang $0,05 \leq \varepsilon \leq 0,95$. Suhu dinding panas isolasi tetap konstan pada $T_1 = 303,15 \text{ K}$. Tampilkan hasil kamu dalam bentuk grafik.

Untuk memahaminya, kamu bisa mengunjungi artikel ini.

Pada kondisi tunak (steady-state), fluks panas konduksi yang melewati isolasi dari sisi panas ($T_1$) ke sisi dingin ($T_2$) harus sama dengan jumlah fluks panas yang dilepaskan dari permukaan dingin ke lingkungan sekitar melalui konveksi dan radiasi.

$$q”_{\text{masuk}} = q”_{\text{keluar}}$$

$$q”_{\text{kond}} = q”_{\text{konv}} + q”_{\text{rad}}$$

$$\frac{k_{kond} \cdot (T_1 – T_2)}{L} = k_{konv} \cdot (T_s – T_\infty) + \varepsilon \cdot \sigma \cdot (T_s^4 – T_{sur}^4)$$

Kita identifikasi data yang diperlukan

  • Konduktivitas termal ($k_{kond}$): $0,029 \text{ W/m}\cdot\text{K}$
  • Ketebalan lembaran ($L$): $0,025 \text{ m}$
  • Suhu pertama ($T_1$): $303,15 \text{ K}$
  • Suhu kedua ($T_2$): $293,15 \text{ K}$
  • Suhu lingkungan radiasi ($T_{sur}$): $320 \text{ K}$
  • Suhu lingkungan konveksi ($T_\infty$): $278,15 \text{ K}$
  • Emisivitas radiasi ($\varepsilon$): $0,95$
  • Konstanta Stefan-Boltzmann ($\sigma$): $5,67 \times 10^{-8} \text{ W/m}^2 \cdot \text{K}^4$

(a) Koefisien Konveksi yang Digunakan

Karena permukaan dingin berada pada $T_2 = 293,15 \text{ K}$ dan dikelilingi oleh dinding lingkungan yang lebih hangat pada $T_{\text{sur}} = 320 \text{ K}$, radiasi netto sebenarnya mengalir masuk ke dalam permukaan isolasi (nilai radiasinya negatif jika didefinisikan sebagai kalor keluar).

Kita gunakan prinsip kesetimbangan energi yang sudah kita peroleh

$$\frac{k_{kond} \cdot (T_1 – T_2)}{L} = k_{konv} \cdot (T_2 – T_\infty) + \varepsilon \cdot \sigma \cdot (T_2^4 – T_{sur}^4)$$

$$\frac{0,029 \cdot (303,15 – 293,15)}{0,025} = k_{konv} \cdot (293,15 – 278,15) + 0,95 \cdot 5,67 \times 10^{-8} \cdot ((293,15)^4 – (320)^4)$$

$$\frac{0,029 \cdot 10}{0,025} = k_{konv} \cdot 15 + 5,386 \times 10^{-8} \cdot ((2,931 \times 10^2)^4 – (3,2 \times 10^2)^4)$$

$$\frac{0,29}{0,025} = 15k_{konv} + 5,386 \times 10^{-8} \cdot (73,801 \times 10^8 – 104,857 \times 10^8)$$

$$11,6 = 15k_{konv} + 5,386 \times 10^{-8} \cdot -31,056 \times 10^8$$

$$11,6 = 15k_{konv} – 167,267$$

$$178,267 = 15k_{konv}$$

$$k_{konv} = \frac{178,267}{15}$$

$$\mathbf{k_{konv} = 11,884 \text{ W/m}^2 \cdot \text{K}}$$

Karena selisih suhu dalam Kelvin sama dengan selisih suhu dalam Celsius ($\Delta 1\text{ K} = \Delta 1^\circ\text{C}$), nilainya dalam kedua satuan adalah sama:

$$\mathbf{k_{konv} = 11,884 \text{ W/m}^2 \cdot {}^\circ \text{C}}$$

(b) Suhu Permukaan $T_2$ sebagai Fungsi Emisivitas ($\varepsilon$)

Sekarang, dengan menggunakan nilai $h = 11,94\text{ W/m}^2\cdot\text{K}$ yang konstan, kita ingin mencari nilai $T_2$ saat $\varepsilon$ bervariasi dari $0,05$ hingga $0,95$.

Kita gunakan prinsip kesetimbangan energi yang sudah kita peroleh

$$\frac{k_{kond} \cdot (T_1 – T_2)}{L} = k_{konv} \cdot (T_2 – T_\infty) + \varepsilon \cdot \sigma \cdot (T_2^4 – T_{sur}^4)$$

Manipulasi nilainya sampai kita dapat fungsi sederhana yang cukup membutuhkan emisivitas agar bisa mendapatkan nilai suhu permukaan

$$\frac{0,029 \cdot (303,15 – T_2)}{0,025} = 11,884 \cdot (T_2 – 278,15) + \varepsilon \cdot 5,67 \times 10^{-8} \cdot (T_2^4 – (320)^4)$$

$$\frac{8,791350 – 0,029T_2}{0,025} = 11,884T_2 – 3293,296 + \varepsilon \cdot 5,67 \times 10^{-8} \cdot (T_2^4 – (3,2 \times 10^2)^4)$$

$$351,654 – 1,16T_2 = 11,884T_2 – 3293,296 + \varepsilon \cdot 5,67 \times 10^{-8} \cdot (T_2^4 – 104,857 \times 10^8)$$

$$351,654 – 1,16T_2 = 11,884T_2 – 3293,296 + \varepsilon \cdot 5,67 \times 10^{-8} \cdot T_2^4 – \varepsilon \cdot 594,539$$

$$3644,950 – 1,16T_2 = 11,884T_2 + \varepsilon \cdot 5,67 \times 10^{-8} \cdot T_2^4 – \varepsilon \cdot 594,539$$

$$3644,950 – 13,044T_2 = \varepsilon \cdot 5,67 \times 10^{-8} \cdot T_2^4 – \varepsilon \cdot 594,539$$

$$3644,950 – 13,044T_2 = \varepsilon \cdot (5,67 \times 10^{-8} \cdot T_2^4 – 594,539)$$

$$\frac{3644,950 – 13,044T_2}{5,67 \times 10^{-8} \cdot T_2^4 – 594,539} = \varepsilon$$

Sehingga hubungan emisivitas dengan suhu awal dapat dicari dengan fungsi

$$\mathbf{\varepsilon = \frac{3644,950 – 13,044T_2}{5,67 \times 10^{-8} \cdot T_2^4 – 594,539}}$$

Kita uji pada kedua nilai emisivitas pada batas pertama

$$0,05 = \frac{3644,950 – 13,044T_2}{5,67 \times 10^{-8} \cdot T_2^4 – 594,539}$$

$$0,283500 \times 10^{-8} \cdot T_2^4 – 29,726950 = 3644,950 – 13,044T_2$$

$$0,283500 \times 10^{-8} \cdot T_2^4 = 3674,676950 – 13,044T_2$$

$$0,283500 \times 10^{-8} \cdot T_2^4 + 13,044T_2 = 3674,676950$$

Melalui cara iterasi (trial-error) kita memperoleh

$$\mathbf{T_2 \approx 281 \text{ K}} \text{ atau } \mathbf{T_2 \approx 8^\circ \text{ C}}$$

Kita uji pada kedua nilai emisivitas pada batas kedua

$$0,95 = \frac{3644,950 – 13,044T_2}{5,67 \times 10^{-8} \cdot T_2^4 – 594,539}$$

$$5,386500 \times 10^{-8} \cdot T_2^4 – 564,812050 = 3644,950 – 13,044T_2$$

$$5,386500 \times 10^{-8} \cdot T_2^4 = 4209,762050 – 13,044T_2$$

$$5,386500 \times 10^{-8} \cdot T_2^4 + 13,044T_2 = 4209,762050$$

Melalui cara iterasi (trial-error) kita memperoleh

$$\mathbf{T_2 \approx 293 \text{ K}} \text{ atau } \mathbf{T_2 \approx 20^\circ \text{ C}}$$

Untuk grafiknya, kita bisa melihatnya dibawah ini

AVvXsEjfAgbVywieNTnJ ecjQI0azTur7eVwfwXcbOEvHbjjbYJTrfb7yKCbkr7eZ15O Ew0 sU 4G3CT19pi uXzRrP93IainUuw2X5f1fw1dqEwL15mR95O529GEuGFbDSNKPqBlrPY1nvi7FPSQX6KdRpaQvmMVn2kMPB5EQM61bhuTPiHF9RJ1SuOemerEnN

Artikel Terkait

Tinggalkan komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

Artikel Populer