BerandaSainsFisikaTransfer Kalor dan Massa - Perkenalan Bagian 1.44

Transfer Kalor dan Massa – Perkenalan Bagian 1.44

Pada salah satu tahap proses anil (annealing), lembaran baja tahan karat (stainless steel) tipe 304 dipanaskan dari suhu $300 \text{ K}$ hingga $1250 \text{ K}$ saat melewati oven pemanas listrik dengan kecepatan $V_s = 12 \text{ mm/s}$. Tebal dan lebar lembaran tersebut masing-masing adalah $t_s = 10 \text{ mm}$ dan $W_s = 3 \text{ m}$, sedangkan tinggi, lebar, dan panjang oven masing-masing adalah $H_o = 3 \text{ m}$, $W_o = 3,4 \text{ m}$, dan $L_o = 30 \text{ m}$. Bagian atas dan keempat sisi oven terpapar ke udara ambien dan lingkungan sekitar yang luas, yang keduanya bersuhu $300 \text{ K}$; suhu permukaan, koefisien konveksi, dan emisivitas yang terkait adalah $T_s = 350 \text{ K}$, $h = 10 \text{ W/m}^2 \cdot \text{K}$, dan $\varepsilon_s = 0,8$. Permukaan bawah oven juga bersuhu $350 \text{ K}$ dan bertumpu pada landasan beton setebal $0,5 \text{ m}$ yang bagian dasarnya bersuhu $300 \text{ K}$. Perkirakan daya listrik masukan ($P_{elec}$) yang diperlukan untuk oven tersebut.

AVvXsEio5IaNguOlHyKnA4AL80CjJ5YjmKJyF7JFvY04H8jPR Au3GlaMRVtQsq iptLxLHo0DQw5W2 0 fxlddT4XXv IZhVkRRIzCNIYe82df89nAor3H7JQJdRm7NN 6bJGVfgKSVUiFAZ8ABWsW7Sb3P AkTAiVf Nrq0oTIo0DkI P7uOR4UC3FPQKkTzfa

Untuk menentukan daya listrik masukan ($P_{\text{elec}}$) yang diperlukan oleh oven pada kondisi tunak (steady state), kita menerapkan hukum kekekalan energi. Daya listrik yang disuplai ke dalam oven digunakan untuk dua kebutuhan utama:

  1. Memberikan energi termal untuk memanaskan lembaran baja yang bergerak masuk hingga keluar oven ($q_{\text{baja}}$).
  2. Mengimbangi kehilangan panas dari seluruh dinding oven ke lingkungan sekitar ($q_{\text{hilang}}$).

$$P_{\text{elec}} = q_{\text{total}}$$

$$P_{\text{elec}} = q_{\text{baja}} + q_{\text{hilang}}$$

$$P_{\text{elec}} = q_{\text{baja}} + q_{\text{konveksi}} + q_{\text{radiasi}} + q_{\text{konduksi}}$$

Energi yang Diserap Lembaran Baja ($q_{baja}$)

Kita identifikasi data yang diperlukan

  • Tebal Lembaran Baja ($t_s$): $0,01 \text{ m}$
  • Lebar Lembaran Baja ($W_s$): $3 \text{ m}$
  • Massa Jenis Baja ($\rho_s$): $7900\text{ kg/m}^3$
  • Kecepatan Baja ($V_s$): $0,012 \text{ m/s}$
  • Kalor Jenis Tekanan ($c_p$): $575\text{ J/kg}\cdot\text{K}$
  • Suhu Awal Pemanasan ($T_i$): $300 \text{ K}$
  • Suhu Akhir Pemanasan ($T_o$): $1250 \text{ K}$

Kita hitung luas dari lembaran baja tersebut

$$A_{baja} = W_s \cdot t_s$$

$$A_{baja} = 3 \cdot 0,01$$

$$A_{baja} = 0,03 \text{ m}^2$$

Kita hitung laju aliran massa lembaran baja

$$\dot{m} = \rho \cdot V_s \cdot A_{baja}$$

$$\dot{m} = 7900 \cdot 0,012 \cdot 0,03$$

$$\dot{m} = 2,844 \text{ kg/s}$$

Kita hitung laju perpindahan panas pada baja

$$q_{\text{baja}} = \dot{m} \cdot c_p \cdot (T_o – T_i)$$

$$q_{\text{baja}} = 2,844 \cdot 575 \cdot (1250 – 300)$$

$$q_{\text{baja}} = 1635,3 \cdot 950$$

$$\mathbf{q_{\text{baja}} = 1553725 \text{ W}}$$

Energi Konveksi dan Energi Radiasi pada Oven

Kita identifikasi data yang diperlukan

  • Panjang Oven ($L$): $30 \text{ m}$
  • Lebar Oven ($W$): $3,4 \text{ m}$
  • Tinggi Oven ($H$): $3 \text{ m}$
  • Koefisien Konveksi ($h$): $10 \text{ W/m}^2 \cdot \text{K}$
  • Emisivitas Radiasi ($\varepsilon$): $0,80$
  • Konstanta Stefan-Boltzmann ($\sigma$): $5,67 \times 10^{-8} \text{ W/m}^2 \cdot \text{K}^4$
  • Suhu Permukaan ($T_s$): $350 \text{ K}$
  • Suhu Lingkungan ($T_{\infty},T_{sur}$): $300 \text{ K}$

Kita hitung luas dari oven tersebut

$$A_{oven} = \text{Luas Tutup} + \text{Luas Kiri Kanan} + \text{Luas Depan Belakang}$$

$$A_{oven} = L_o \times W_o + 2 \times L_o \times H_o + 2 \times W_o \times H_o$$

$$A_{oven} = 30 \times 3,4 + 2 \times 30 \times 3 + 2 \times 3,4 \times 3$$

$$A_{oven} = 102 + 180 + 20,4$$

$$A_{oven} = 302,4 \text{ m}^2$$

Kita hitung energi konveksi yang dipancarkan

$$q_{\text{konv}} = h \cdot A_{oven} \cdot (T_s – T_\infty)$$

$$q_{\text{konv}} = 10 \cdot 302,4 \cdot (350 – 300)$$

$$q_{\text{konv}} = 3024 \cdot 50$$

$$\mathbf{q_{\text{konv}} = 151200 \text{ W}}$$

Kita hitung energi radiasi yang dipancarkan

$$q_{\text{rad}} = \varepsilon_s \cdot \sigma \cdot A_{oven} \cdot (T_s^4 – T_{\text{sur}}^4)$$

$$q_{\text{rad}} = 0,8 \cdot 5,67 \times 10^{-4} \cdot 302,4 \cdot ((350)^4 – (300)^4)$$

$$q_{\text{rad}} = 1371,864 \times 10^{-4} \cdot ((3,5 \times 10^2)^4 – (3 \times 10^2)^4)$$

$$q_{\text{rad}} = 1371,864 \times 10^{-4} \cdot (150,062 \times 10^8 – 81 \times 10^8)$$

$$q_{\text{rad}} = 1371,864 \times 10^{-4} \cdot 69,062 \times 10^8$$

$$\mathbf{q_{\text{rad}} = 94743,671 \text{ W}}$$

Energi Konduksi pada Beton

  • Panjang Oven ($L$): $30 \text{ m}$
  • Lebar Oven ($W$): $3,4 \text{ m}$
  • Koefisien Konduksi ($h$): $1,4 \text{ W/m} \cdot \text{K}$
  • Suhu Permukaan ($T_s$): $350 \text{ K}$
  • Suhu Lingkungan ($T_{\infty},T_{sur}$): $300 \text{ K}$
  • Ketebalan Beton ($\Delta x$): $0,5 \text{ m}$

Kita hitung luas permukaan bawah oven tersebut

$$A_{beton} = L_o \times W_o$$

$$A_{beton} = 30 \times 3,4$$

$$A_{beton} = 102 \text{ m}^2$$

Kita hitung energi konveksi yang dipancarkan

$$q_{\text{kond}} = k \cdot A_{\text{bawah}} \cdot \frac{T_s – T_{\text{dasar}}}{\Delta x}$$

$$q_{\text{kond}} = 1,4 \cdot 102 \cdot \frac{350 – 300}{0,5}$$

$$q_{\text{kond}} = 142,8 \cdot \frac{50}{0,5}$$

$$q_{\text{kond}} = 142,8 \cdot 100$$

$$\mathbf{q_{\text{kond}} = 14280 \text{ W}}$$

Daya Total yang Dikonsumsi Oven

Kita tinggal menghitung energi keseluruhan yang berasal dari baja, radiasi, konveksi, dan konduksi

$$P_{\text{elec}} = q_{\text{baja}} + q_{\text{konveksi}} + q_{\text{radiasi}} + q_{\text{konduksi}}$$

$$P_{\text{elec}} = 1553,725 + 151200 + 94743,671 + 14280$$

$$P_{\text{elec}} = 1553725 + 151200 + 94743,671 + 14280$$

$$\mathbf{P_{\text{elec}} = 1813948,671 \text{ W}}$$

Artikel Terkait

Tinggalkan komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

Artikel Populer