Untuk setiap urutan penumpukan berikut yang ditemukan pada logam FCC, sebutkan jenis cacat planar yang ada:
(a) $\dots A B C A B C B A C B A \dots$
(b) $\dots A B C A B C B C A B C \dots$
(a): $\dots A B C A B C B A C B A \dots$
Mari kita perhatikan polanya secara saksama:
- Di bagian kiri, urutannya normal: $A \rightarrow B \rightarrow C \rightarrow A \rightarrow B \rightarrow C$
- Namun, setelah huruf $C$ di tengah, urutannya mendadak terbalik secara simetris (refleksi cermin) menjadi: $C \rightarrow B \rightarrow A \rightarrow C \rightarrow B \rightarrow A$
Bidang $C$ yang berada di tengah berfungsi sebagai cermin refleksi, di mana urutan sebelum dan sesudahnya saling mencerminkan satu sama lain ($ABC \ |\ CBA$). Sesuai dengan konsep simetri cermin yang baru saja kita bahas, jenis cacat ini dinamakan Batas Kembaran (Twin Boundary).
Posisi Cacat Planar (a):
$$\dots A\ B\ C\ A\ B\ \mathbf{C}\ |\ \mathbf{C}\ B\ A\ C\ B\ A \dots$$
(Garis vertikal diletakkan tepat di antara dua bidang $C$ yang menjadi pusat cermin pembatas)
(b): $\dots A B C A B C B C A B C \dots$
Mari kita perhatikan polanya secara saksama:
- Bagian awal berjalan normal: $A \rightarrow B \rightarrow C \rightarrow A \rightarrow B \rightarrow C$
- Tetapi setelah bidang $C$, urutan berikutnya langsung melompat kembali ke $B \rightarrow C$ (bidang $A$ hilang/terlewati), baru kemudian normal kembali ke $A \rightarrow B \rightarrow C$.
Karena ada satu bidang atau lapisan atom yang hilang dari sekuens ideal $ABCABC…$, jenis cacat bidang ini disebut sebagai Kesalahan Penumpukan (Stacking Fault), atau secara lebih spesifik merupakan intrinsic stacking fault.
Posisi Cacat Planar (b):
$$\dots A\ B\ C\ A\ B\ C\ |\ B\ C\ A\ B\ C \dots$$
(Garis vertikal diletakkan di antara bidang $C$ dan $B$ untuk menandakan tempat di mana bidang $A$ seharusnya berada namun hilang)

